Monday, August 21, 2006

Gejolak hati

Duhai kekasih,
aku seperti berada di atas gelombang samudra, sendirian dalam perahu tanpa nakhoda. Akulah sang penumpang, dan lautlah nakhodanya.Kemanapun laut menepikan ombak, kesanalah aku akan tiba. Apapun yang laut minta, aku takkan bisa menolaknya.
Tapi, laut pernah meneruskan kata-katamu, bahwa suatu waktu laut akan membawaku padamu. Kata laut padaku, engkau akan menunggu sampai dia mempertemukan kita di pantai bahagia.
Tapi, percayakah kau pada laut? Yang biasanya lembut tapi tiba-tiba taringnya menghujam kapal-kapal nelayan, yang biasanya manja tiba-tiba kibasan ekornya menghantam meluluhlantakkan pelabuhan?

Duhai kekasih,
Kini aku sendirian, dalam kapal, bersama laut..
Mencoba memendam gejolak hati penuh harap tapi tak menentu
Kini aku sendirian, tanpa daya
selain berharap pada laut
ombaknya membawaku padamu..


Wahai engkau yang kini mengisi hari-hariku, yang menebarkan pesona bahagia dalam udara yang kuhirup, yang membuatku merasa inilah takdirku..
Aku yakin dan percaya pada cintamu
tapi aku tak begitu percaya pada laut..
Suarkanlah cahayamu, biar laut ingat pesanmu padanya
Pancarkanlah cintamu, biar laut tahu cinta kita begitu besarnya..

No comments: